Mawar

Mawar itu indah ya, cantik
Kata orang, mawar itu lambang cinta
Bermacam warna tapi yang sering kita temui itu merah dan putih
Merah itu lambang hati dan putih itu lambang kesucian/kesetiaan
Diberikan oleh orang terkasih dan tersayang
Sebagai tanda bahwa dia mencintai dan menyayangimu
Cantik sekali dengan rangkain sedemikian rupa
Tapi, apa kamu tau ternyata mawar juga terkadang menyakiti
Ada duri ditangkainya
Jika kamu tidak hati2 tanganmu akan tergores ataupun tertusuk duri tersebut
Layaknya hati
Jika kamu tidak hati2 dalam melihat bunga mawar itu
Kamu juga akan tersakiti
Lihatlah mawar itu dengan seksama, pandangi mawar itu dengan mata yg terhubung dengan hati dan logika
Perhatikan baik-baik
Bukan untuk sombong atau menjadi seorang pemilih
Menjadi orang yg berhati-hati tidak salah bukan?
Perhatikan baik-baik
Meskipun terbalut dengan rapih, yg hanya menyisakan kelopaknya saja
Kamu akan tahu mawar itu sebenarnya seperti apa
Apakah berduri atau sudah dibersihkan oleh tuannya
Lihat dengan mata yg terhubung dengan hati dan logika
Jika tidak, kamu akan terbuai dengan paras mawar yg cantik nan indah tanpa tahu keasliannya

~SNR~

Long Distance Relationship

LDR itu mengutamakan kepercayaan dan komitmen
Kepercayaan atas pasangan kita
Kepercayaan atas satu sama lain
Percaya dengan semua hal tentang dia
Mengorbankan seluruh kepercayaan agar tetap baik-baik saja
Sama seperti hubungan lainnya
Hubungan tanpa kepercayaan dan komitmen itu
Seperti rumah tanpa tiang penyangga
Tidak bisa berdiri bahkan tidak berbentuk ru.ah pada umumnya
Pondasi terkuat hubungan adalah percaya dan komitmen
Tanpa ada keduanya hubungan tidak akan berjalan lancar
Selalu ada duri seperti curiga dan ada musuh seperti orang ketiga
Percayalah kepada pasanganmu
Jika dia tulus dan serius denganmu, maka dia akan menjaga kepercayaanmu dan tidak akan pernah sedikitpun mengecewakanmu dan melewatkanmu
Berkomitmenlah dengan pasanganmu
Jika dia tulus dan serius denganmu, tidak akan pernah ada orang lain dalam hubunganmu
Seperti pepatah “Apa yang kamu tanam, maka itu yang akan tuai.”

Teman

Berteman itu layaknya mencari pasangan
Mencari yang cocok dan sesuai dengan kepribadian kita
Memahami satu sama lain, menyatukan pemikiran
Bahkan bisa dibilang berbicara dari hati ke hati menggunakan telepati dari mata ke hati.
Layaknya pasangan bukan?
Pertemanan bisa sangat indah jika kita memiliki satu tujuan, visi dan misi yg sama, dibangun dengan rasa percaya diri, kepercayaan satu sama lain.
Pertemanan juga bisa sangat menyakitkan, jika apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang kita inginkan.
Jika kamu bahagia mempunyai teman sepertinya, katakan “Hei, aku bahagia mempunyai temen sepertimu.”
Jika kamu tidak bahagia, katakan juga “Hei, aku sedikit kecewa denganmu.”
Tapi ingat, perjuangan kamu mendapatkan teman sepertinya apa sebanding dengan kesalahan yang dia perbuat?
Jangan pernah lupakan perjuangan kamu berteman dengannya menuju tujuan, visi dan misi yang sama untuk mendapatkan hasil yang ingin diraih bersama.
Jangan pernah lupakan hanya karena dibalut emosi yang kamu buat sendiri hingga kamu menyimpulkan semua temanmu salah.
Berkomunikasilah dengan temanmu, katakan apa yang ingin kamu katakan jangan dipendam dan berfikir temanmu akan tahu apa yang sedang terjadi denganmu tanpa kamu berbicara apapun.
Memangnya temanmu Tuhan? Bisa tahu apa yang sedang kamu lalui, susah senangnya kamu saat sedang berjauhan?
Hei, dia bukan Tuhan bung! Dia manusia yang harus diberitahu dengan kata-katamu.
Sedikitlah berfikir dewasa jangan banyak-banyak sedikit saja agar kamu bisa paham apa yang sebenarnya terjadi. Karena memahami adalah hal terpenting untuk berteman dengan siapapun orangnya.
Buang emosi dan keras kepala mu, fikirkan apa tindakanmu sudah benar?
Jika benar teruskan
Jika salah coba kamu tanyakan kepada temanmu apa yang salah.
Jangan sampai kamu menyesal dan menyia-nyiakan kesempatan itu.
Penyesalan kehilangan teman karena sudah meninggalkannya demi emosi sesaat.
Siapatahu tenyata temanmu sebuah berlian yang dititipkan Tuhan untuk kamu belajar arti pertemanan yang sesungguhnya.

“SNR”

Rindu

Rindu itu terkadang seperti kopi

Setelah habis diminum masih ada ampasnya.

Masih tersisa rindu yg terasa dibenak hati

Bagai candu yang selalu ingin bertemu

Tapi, temu bukan untuk mengurangi dan menghilangkan rindu

Bahkan, setelah bertemu semakin menambah dan menumpuk tanpa tahu caranya berkurang.

MyPoem

Hidup..
Hidupku terkadang sangat kejam, keras, cadas .
seolah aku diciptakan bagai batu yg kuat menerima segala macam tekaman dan penghancuran .
karena itu aku harus menjadi seperti batu yg tidak lemah, rapuh, tidak berdaya .
agar dapat menghadapi kerasnya alam .
aku harus mencoba kuat .
dan harus menjadi kuat .
karena alasan itulah aku masih ada disini .
mencoba menjadi sang penakluk .
penakluk kehidupan .
menjadikannya budak yg mengikuti apapun kata tuannya ..
dan itu adalah Aku …